Puisi-puisi Harikimura Giyarian

Puisi-puisi Harikimura Giyarian

376
3
Ilustrasi/Sumber: www.tenthousandvisions.com

Dzikir Insomnia

Kehidupan adalah lelucon
para perintis kebudayaan tidak seserius kelihatannya.
Kehidupan adalah lelucon
baik buruk dunia akan tetap hancur.

Kehidupan adalah lelucon
jangan bunuh diri, ikutilah sungai
bersama keluarga dan teman-teman.
Kehidupan adalah lelucon
lepaskan hasrat berlebih lalu pakailah sweater
pemberian nenekmu.

Kehidupan adalah lelucon
mari kita tertawa seikhlasnya.

*Baca 33 kali
2014

Maklum Lapar

Hilang dalam gelap
Bercerita tentang angsa yang berangan menjadi danau.
Hilang dalam sunyi
Bercerita tentang cinta serigala kepada purnama.
Hilang dalam ramai
adalah mengantuk.
2014

Tingkah Burung Gereja

: Nabiku burung gereja
Tiada siang yang indah selain
dengan menatap tingkah burung gereja.
Melayang dari satu genteng ke genteng lainya,
genteng tetangga,
genteng warung,
genteng kamar mandi,
genteng apapun.
Mengintip tiap tingkah rupa manusia.
Lalu menertawakannya.
Akupun ikut tertawa.
2013

Di Balik Mata

di ketinggian aku dan anjing sama-sama
melolong langit,
di keramaian aku dan anjing sama-sama
mengendus tanah.
di helai daun bambu yang gugur,
melayang,
kubebaskan mataku menuntun semua fikiran.
jatuh perlahan kepermukaan dan
dingin.
2013

Dimana Dirimu

Ketika semuanya berbalut keindahan
Bayangan benar-benar terinjak
Dalam dan semakin dalam
Hingga terlupakan

Kau dijajah topeng yang kau pakai sendiri
Itu tidak lebih baik dari pohon tua penuh lumut
Kau bertingkah, topeng itu
Kau berpikir, topeng itu
Kau topeng itu.
Lihatlah kedalam dengan hatimu!
siapa yang kau lihat?
2013

Sadar

Hei sekarang aku ada,
Dan aku ingin segera mati.
2013

Untitled

Jika karena rembulan
Mentari pergi
Tiada kubuka kelopak mata tuk melindungi bayangmu
Dan jika karenanya aku buta
Itulah kesetian
2013

Tarian Sianak Sampah

Ayahku sebatang korek api.
Ibuku bungkusan nasi basi,
plastik plastik kotor dari rumah gedong,
kertas kertas pembohong,
dan berbagai bungkusan makanan
yang entah dari mana, entah dari negara mana?
Aku tidak menangis, aku tidak menyesal.
Aku bahagia, ibuku suci, dan ayahku pemberani.
Lalu aku menari dan tertawa,
sebelum mereka menjadi abu dan tertiup angin.
2012

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY