Rencana Strategis Alumni MTI Candung

Rencana Strategis Alumni MTI Candung

259
0
Penyerahan dokumen oleh (Syafalmart) sebagai pimpinan sidang kepada Tim Formatur/Dok. Aldomi Putra

Selama tiga hari, alumni Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang telah membahas hal-hal strategis terkait kemajuan misi pendidikan, dakwah dan sosial Tarbiyah Islamiyah khususnya, Islam di nusantara pada umumnya.

Untuk level daerah alumni MTI Candung prihatin terhadap kehidupan yang kering dari ruh Islami. Sumatera Barat –sebagai basis Tarbiyah Islamiyah-, menurut data BPJS dikatakan adalah provinsi tertinggi dalam angka kejahatan seksual. Data ini dapat dijadikan refleksi untuk melakukan kajian dan menyusun rencana strategis agar Sumatera Barat kembali berjalan dengan nilai adat dan syara’.

Begitu juga pada skala nasional, kehidupan berbangsa dan bernegara dihadapkan kepada realitas yang rentan dalam merawat kebhinekaan. Kelompok-kelompok masyarakat terlihat saling berhadap-hadapan, saling mencaci, mencemooh satu sama lain, baik karena perbedaan agama, perbedaan faham, pilihan politik dan rasa. Hal ini merupakan kondisi yang amat mengkhawatirkan kita semua, termasuk alumni MTI Canduang untuk masa depan bangsa yang plural ini.

Untuk itu, sebagaimana dalam siaran pers yang diterima oleh tarbijahislamijah.com, Tim Formatur mengatakan “Mubes Alumni MTI Canduang merekomendasikan agar setiap alumni MTI Canduang di mana pun berada dan apapun profesinya agar mampu menjadi contoh dan tauladan bagi masyarakat di sekelilingnya dalam berprilaku dan mengamalkan ajaran agama Islam yang beriktikad ahlussunaah waljamaah.”

“Setiap alumni MTI Canduang harus selektif dalam menerima informasi apapun dan memverifikasi kebenaran berita apapun secara rasional dan bertanggungjawab sebelum melakukan tindakan atau reaksi. Dalam arti, alumni MTI Canduang tidak mudah terprovokasi dengan informasi-informasi yang dikeragui kebenarannya. Dengan jalan itu, alumni MTI Canduang tentu tidak akan menambah berat beban bangsa dan umat Islam khususnya, melainkan ikut berperan mencarikan solusi bagi masalah yang dihadapi dalam berbangsa dan beragama”.

Pada tahap yang lebih kongrit, Mubes Alumni Canduang merekomendasikan beberapa rencana strategis, seperti pembentukan Badan Otonom Perhimpunan Da’i Tarbiyah Islamiyah (PEDATI), Badan Otonom Lembaga Amil Zakat (LAZ) untuk alumni dan warga tarbiyah, dan Pusat Kajian Ilmu Falaq yang berpusat di MTI Canduang.

Guna mengawal program dan rekomendasi-rekomendasi tersebut, Mubes Alumni Canduang juga telah membentuk struktur kepengurusan baru yang terdiri dari Dewan Penasehat, Dewan Pembina dan Dewan Pengurus. Dewan Pembina dipimpin oleh Prof. Dr. H. Makmur Syarif, SH., M.Ag. sedangkan di level badan pengurus telah dipilih tiga orang Tim Formatur, yaitu H. Hendri, M.Ag., Khairul Anwar, S.Ag., MH., dan Feri Irawan, S.Ag.[]

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY