SAJAK-SAJAK ALUNK ESTOHANK

SAJAK-SAJAK ALUNK ESTOHANK

108
0
Ilustrasi/Sumber: yosrizal-binje.blogspot.co.id

Parebbaan

Pada akhirnya semua akan kembali
Rumah ini kembali sunyi
Aku, dia dan engkau
Tinggal bayang-bayang
Perjumpaan dan perpisahan

2015

Purnama

Kau begitu tenang
Membawa malam
Aku terbayang
Angka lima belas akan tenggelam

2015

Nyiram Tembakau

Kugagahi tanah kering dan panas ini
Agar kau tumbuh berbunga emas dan permata

2015

Halte
_Fakih

Pada asap yang selalu mengepul di bibir manismu
Kulihat peluh petani menetes
Seakan mengajakku berbicara
Tentang panas yang menyengat
Dan dingin yang tak tercatat

O waktu yang bergerak begitu cepat
Adakah Soekarno-Hatta berbaris rapi
Di kantong petani
Atau gambar-gambar pahlawan menggagahi?

Ini bukan masalah kemerdekaan
Atau sejarah bangsa yang kelam
Tapi ini hidup yang harus diperjuangkan

2015

Za

Tak ada cinta yang tak putus
Tak ada rindu yang tak pupus

Maka bangunlah Za
Kelak kau akan mengerti
Bahwa cinta dan kebahagiaan
Bersemai dalam angan

2015

Musim Tembakau

Sampai aku lupa
Panasnya siang
Dan dinginnya malam
Bahkan aku lupa
Bagaimana tertawa dan menangis

Yang kuingat hanya
Bagaimana membuat peluh ini menetes
Hingga kutemukan
Senyummu mengembang di ujung sana

2015

Kepada J

Jika kau datang kedesa kami
Akan kami beritahu bagaimana
Asap itu tercipta
Hingga membentuk sebuah peradaban
Dan gaya hidup manusia

Mereka yang pernah datang
Tak akan kembali
Sebelum tahu bagaimana
Orang-orang mencipta asap
Dengan peluh dan air mata

Kami adalah kumpulan orang-orang kuat
Yang tak pernah mengeluh pada terik matahari
Kami selalu bahagia bila kulit kami hitam
Pada musim kemarau
Karena kami tak pernah mengenal salon

Atau produk-produk kecantikan lainnya
Yang kami kenal hanya
Bagaimana menghitamkan kulit
Hingga asap itu mengepul
Keberbagai pelosok nusantara
Bahkan keberbagai penjuru dunia

2015

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY